Penghijauan di Suriah Pasca Konflik
Tentara Suriah bersama otoritas sipil mulai mengambil langkah baru pascakonflik dengan memfokuskan perhatian pada pemulihan lingkungan. Salah satu inisiatif yang mendapat sorotan adalah program penghijauan kembali di wilayah-wilayah yang terdampak perang berkepanjangan.
Di Provinsi Hama, Direktorat Pertanian setempat menggelar kampanye penanaman pohon bekerja sama dengan Brigade 62 Tentara Arab Suriah. Kegiatan ini menandai pergeseran peran militer yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga pada pemulihan kehidupan sipil.
Wilayah Hama termasuk daerah yang mengalami kerusakan lingkungan cukup parah akibat konflik. Penebangan liar, kebakaran lahan, serta pergerakan alat berat selama operasi militer telah mengurangi tutupan hijau secara signifikan.
Penghijauan kembali dipandang sebagai langkah awal untuk memulihkan keseimbangan ekosistem yang rusak. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan mampu menahan erosi tanah dan memperbaiki struktur lahan pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
Bagi masyarakat setempat, kampanye ini memberikan sinyal kuat bahwa stabilitas mulai kembali. Kehadiran tentara dalam kegiatan non-militer juga membantu membangun kembali kepercayaan antara negara dan warga yang sempat terputus selama konflik.
Dampak jangka panjang dari program ini dinilai sangat strategis. Penghijauan berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian, terutama di daerah tadah hujan yang rentan kekeringan dan degradasi tanah.
Selain itu, pemulihan vegetasi dapat membantu menjaga ketersediaan sumber air. Akar pohon berperan penting dalam menyerap air hujan dan mengisi kembali cadangan air tanah yang menyusut selama bertahun-tahun konflik.
Dari sisi ekonomi, wilayah yang kembali hijau membuka peluang kerja baru. Aktivitas pertanian, pembibitan, dan perawatan lahan dapat menyerap tenaga kerja lokal, termasuk mantan kombatan dan pengungsi yang kembali.
Langkah ini juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional Suriah. Dengan semakin luasnya lahan produktif, ketergantungan pada impor pangan diharapkan dapat berkurang secara bertahap.
Pengamat lingkungan menilai bahwa keterlibatan militer dalam program penghijauan mempercepat proses pemulihan. Infrastruktur logistik dan disiplin organisasi tentara dinilai efektif dalam menjangkau wilayah terpencil.
Di tingkat nasional, program ini sejalan dengan upaya pemerintah Suriah membangun kembali negara dari dampak perang. Pemulihan lingkungan dianggap sebagai fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan.
Penghijauan juga membawa dampak psikologis bagi masyarakat. Lanskap yang kembali hijau memberikan harapan dan rasa normalitas setelah bertahun-tahun hidup di tengah kehancuran.
Bagi generasi muda Suriah, inisiatif ini menjadi simbol masa depan. Penanaman pohon hari ini dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi kehidupan mereka di tahun-tahun mendatang.
Dari perspektif iklim, penambahan tutupan hijau membantu mengurangi dampak perubahan iklim lokal. Pohon berperan menurunkan suhu, memperbaiki kualitas udara, dan menyerap karbon.
Kerja sama antara Direktorat Pertanian dan Tentara Arab Suriah juga menunjukkan sinergi antar lembaga negara. Model ini dinilai dapat direplikasi di provinsi lain yang terdampak konflik.
Beberapa wilayah lain di Suriah diperkirakan akan menyusul menggelar program serupa. Fokusnya tidak hanya pada penanaman, tetapi juga perawatan jangka panjang agar tanaman dapat tumbuh berkelanjutan.
Tantangan tetap ada, terutama keterbatasan air dan bibit. Namun, pemerintah daerah menyatakan akan menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi iklim dan tanah setempat.
Keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. Keterlibatan warga dalam menjaga dan merawat pohon dinilai krusial agar upaya penghijauan tidak berhenti pada seremoni.
Dalam jangka panjang, kawasan yang pulih secara ekologis akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi dan sosial. Lingkungan yang sehat menjadi fondasi bagi stabilitas dan kesejahteraan.
Bagi Suriah secara keseluruhan, penghijauan pascakonflik bukan sekadar program lingkungan. Ini adalah pesan bahwa fase rekonstruksi telah dimulai dengan orientasi pada kehidupan dan keberlanjutan.
Langkah kecil menanam pohon hari ini dinilai sebagai simbol besar bagi masa depan Suriah. Dari tanah yang rusak oleh perang, harapan baru perlahan tumbuh kembali.
Penghijauan di Suriah Pasca Konflik
Reviewed by peace
on
Januari 28, 2026
Rating:


Tidak ada komentar